Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, di Istana Qasr Al Bahr, Abu Dhabi. Pertemuan empat mata yang berlangsung selama lebih dari satu jam tersebut difokuskan pada sejumlah agenda strategis untuk memperdalam hubungan antara kedua negara.
Fokus pada Kemitraan Strategis
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas langkah-langkah konkret untuk memperkuat kerja sama, terutama di bidang energi dan ekonomi. Diskusi mengarah pada komitmen bersama untuk membangun kemitraan yang lebih solid dan berorientasi pada masa depan, dengan Indonesia dipandang sebagai mitra strategis utama UEA di kawasan Asia Tenggara.
Komitmen Peningkatan Investasi
Salah satu poin kunci yang dibahas adalah peningkatan arus investasi dari Uni Emirat Arab ke Indonesia. Presiden UEA secara langsung menyampaikan keinginan dan komitmen negaranya untuk meningkatkan investasi di berbagai sektor potensial di Indonesia. Hal ini menandai kepercayaan dan minat yang besar dari pihak UEA terhadap iklim investasi dan prospek ekonomi Indonesia.
Mempererat Hubungan Bilateral yang Mutually Beneficial
Pertemuan ini semakin mengukuhkan hubungan bilateral Indonesia-UEA yang telah lama terjalin erat dan saling menguntungkan. Kerja sama yang ditingkatkan tidak hanya mencakup energi dan investasi, tetapi juga berpotensi meluas ke bidang infrastruktur dan pengembangan ekonomi berkelanjutan, yang sejalan dengan kepentingan strategis kedua bangsa.