Toto 4D — Selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan layanan komunikasi berjalan optimal. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat berwisata, bepergian, dan berkomunikasi dengan keluarga tanpa kendala.
Pemantauan Frekuensi di Titik Vital
Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas, Kominfo mengerahkan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR) di berbagai wilayah. Tim ini telah melakukan pemantauan intensif sejak 19 Desember hingga 4 Januari mendatang.
Fokus pemantauan berada di jalur perjalanan utama, kawasan wisata populer, serta titik-titik keramaian publik. Tujuannya jelas: memastikan kualitas sinyal dan layanan komunikasi tetap prima di saat dibutuhkan banyak orang.
Pelayanan Tetap Berjalan Meski di Hari Libur
Menteri Komunikasi dan Informatika, Meutya Hafid, menegaskan bahwa pengawalan layanan ini tetap berjalan meski bertepatan dengan masa liburan. “Meskipun ini waktu libur, teman-teman terus bekerja untuk mendukung dan memberikan pelayanan bagi masyarakat,” ujar Meutya dalam pemantauan Posko Nataru di Jakarta.
Pernyataan ini sekaligus mengapresiasi kinerja petugas yang bertugas di lapangan selama periode liburan.
Perhatian Khusus untuk Daerah Terdampak Bencana
Kominfo juga memberikan perhatian ekstra di sejumlah daerah yang baru saja terdampak bencana, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan. Balmon SFR di wilayah-wilayah tersebut melakukan pengawasan tambahan.
Langkah ini krusial untuk memastikan masyarakat di lokasi bencana tetap terhubung, dapat mengakses informasi penting, dan berkomunikasi dalam situasi darurat.
Koordinasi Nasional untuk Konektivitas yang Stabil
Seluruh Balmon SFR di Indonesia berkoordinasi secara nasional selama masa Posko Nataru berlangsung. Hasil pemantauan yang dikumpulkan akan menjadi bahan evaluasi berharga.
Evaluasi ini bertujuan untuk terus meningkatkan kesiapan dan ketangguhan layanan komunikasi pada periode libur besar berikutnya, sehingga manfaat konektivitas yang lancar dapat terus dirasakan oleh seluruh masyarakat.